1. Pendahuluan
Kerupuk atau krupuk adalah makanan ringan yang dibuat dari adonan tepung tapioka dicampur bahan perasa seperti udang atau ikan. Kerupuk dibuat dengan mengukus adonan sampai matang, kemudian dipotong tipis-tipis, dikeringkan di bawah sinar matahari sampai kering dan digoreng dengan minyak goreng yang banyak.
Kerupuk bertekstur garing dan sering dijadikan pelengkap untuk berbagai makanan Indonesia seperti nasi goreng dan gado-gado.
Di banjarmasin, provinsi kalimantan selatan terdapat Industri Kecil Menengah (IKM) kerupuk yang mana berperan penting untuk pertumbuhan ekonomi regional. Pemilik IKM ini, adalah Ibu Rusliani, beliau sudah menjalankan industri ini sudah sekitar 3 tahun. alamat IKM ini terletak di Jalan Kuin Utara, RT 07 No 152 Banjarmasin - Kalimantan Selatan. Beliau memiliki dua produk olahan yaitu Kerupuk Udang Spesial dan Kerupuk Ikan Haruan Spesial.
2. Produk dan Teknik Pembuatan
Ada dua produk kerupuk yaitu kerupuk udang dan kerupuk ikan Haruan. Cara pembuatan cukup mudah dan yang membedakan antara dua kerupuk tersebut hanya di bahan inti saja yaitu ikan dan udang.
Bahan-bahan :
- Udang/ikan Haruan
- Tepung tapioka
Bumbu :
- Garam
- Gula
- Bumbu penyedap
- Bawang merah dan putih
Langkah-langkah pembuatan
Dalam membuat kerupuk ikan, ada beberapa proses yang harus dilakukan, antara lain pemilihan/Sortir Ikan/udang
Langkah awal adalah memilih ikan/udang segar agar hasil yang dicapai lebih maksimal.
a. Penyiangan dan Pencucian
Ikan disiangi kemudian dicuci sampai bersih yang dilakukan secara berulang-ulang.
b. Pemfiletan
Setelah ikan disiangi dan dicuci sampai bersih, daging ikan diiris-iris dengan memisahkan daging dengan tulangnya, yang ada dibuang dan hanya daging ikan yang diambil. begitu juga dengan halnya Udang.
Pelumatan Daging
Daging dilumatkan dengan menggunakan blender lombok sampai benar-benar halus (beberapa kali).
a. Pencampuran Dengan Bumbu dan Tapioka
Daging ikan yang sudah halus ditambahkan dengan bumbu-bumbu, air sedikit demi sedikit sambil dilakukan pengulenan.
b. Pengulenan
Lakukan pengulenan sampai adonan benar-benar bercampur rata.
Pembentukan
Setelah adonan betul-betul rata, kemudian dibentuk sesuai selera (ukuran besar, kecil, panjang, pendek, dan seterusnya. Namun semakin besar bentuk adonan maka semakin lama pula waktu yang digunakan untuk proses pengukusan atau perebusannya
Pengukusan/Perebusan
untuk adonan kerupuk ikan haruan memerlukan waktu kurang lebih 2 jam sedangkan udang cukup hanya 1 jam
- Pendinginan
- Setelah matang/masak, adonan didinginkan sambil diangin-anginkan selama kurang lebih 30 - 60 menit.
- lalu di iris, tipis sesuai kriteria.
- Penjemuran dilakukan lagi selama 1 - 2 hari (tergantung cuaca). Setelah benar-benar kering, kerupuk sudah jadi dan siap untuk dibungkus (dipacking dan dikonsumsi atau dipasarkan).
- Kerupuk ikan dikemas dan dipacking agar tidak lembab